Ramainya Taj Mahal di Akhir Pekan

Ramainya Taj Mahal di Akhir Pekan – Semua orang pasti pernah mendengar dan melihat gambar Taj Mahal entah melalui media apapun. Dulu saat saya berada di sekolah dasar, guru IPS menceritakan tentang Taj Mahal. Bangunan cantik di India yang masuk dalam Tujuh Keajaiban Dunia waktu itu. Saya terus bermimpi untuk bisa mendatanginya suatu hari.

Puluhan tahun berlalu, akhirnya saya beruntung mendapatkan tiket promo Airasia ke India. Mendarat di Jaipur lalu melanjutkan perjalanan dengan mobil ke Agra. Taj Mahal ini berdiri di Kota Agra yang waktu tempuh dari Jaipur kurang lebih 4-5 jam tergantung kepadatan lalu lintas.

Kali ini saya ke India dengan grup pelesir yang dimotori salah seorang selebritas FB. Kami berangkat berenam dan menginap di dekat Bandara Jaipur karena pesawat kami mendarat saat sudah hampir tengah malam. Bukan pilihan buruk karena segera kami dapat segera beristirahat setelah perjalanan yang cukup lama dari kota asal.

Jam 8 pagi kami meninggalkan penginapan dan menuju Agra. Wah, sudah terbayang-bayang indahnya Taj Mahal saja. Super excited! Perjalanan darat di India ternyata luar biasa untuk saya yang baru pertama kali ke negara berwarna ini.

Kendaraan yang isi penumpangnya berjubel, klakson yang terus berbunyi, debu yang cukup tebal dan hewan yang berkeliaran bebas di jalanan. Luar biasa! Akhirnya saya melihatnya sendiri, dengan mata saya.

Sayangnya kami terlalu siang sampai di Taj Mahal. Ramainya Taj Mahal di akhir pekan tidak diperhitungkan. Ya sudahlah, harus ikut agenda ketua rombongan kan? Antrian di loket untuk membeli tiket juga sangat panjang. Untungnya, jalur untuk orang asing tidak terlalu penuh. Pemandu wisata lokal kami, Vikas Sharma cekatan membuka jalur antrian dan kami berhasil maju di depan loket.

Oh ya, di Taj Mahal ini loket orang asing dan lokal dibedakan. Begitu juga harganya bedanya minta ampun dah. Untuk turis domestik harga tiket masuk adalah 250 Rupee. Sedangkan untuk turis asing, harga tiket masuknya adalah 1.100 Rupee. Bagi yang ingin masuk ke Mausoleum Utama, ada tambahan biaya sebesar 200 Rupee. Jika rupiahkan harga tiket masuk kedua lokasi sekitar Rp. 265.000 (harga tahun 2019).

Setelah membeli tiket di bagian terdepan kompleks wisata ini, kita harus masuk ke dalamnya. Bisa dengan berjalan kaki ataupun naik bajaj yang sudah menunggu penumpang. Ada tarifnya sih, sayangnya saya tidak tahu harganya karena sudah masuk dalam paket yang saya bayar ke koordinator perjalanan kami.

Untuk kembalinya, dari area parkir bajaj ke pintu gerbang kompleks, biaya bajaj adalah 10 Rupee per orang. Pesan saja ke ke loket sesaat sebelum keluar. Sebenarnya jarak dari gerbang menuju bangunan utama tidaklah terlalu jauh. Jadi jika waktu Anda cukup, berjalan saja seperti turis lokal.

Masuk ke area pemeriksaan tiket, turis asing masih melewati jalur yang berbeda. Namun setelah itu, semua pengunjung harus melewati area pemeriksaan barang bawaan melalui pemindai dengan X-ray. Saya sarankan jangan membawa atribut dengan tulisan apapun karena tidak diperkenankan dibawa masuk. Teman saya membawa syal dari kelas di sekolahnya tertahan dan harus ditinggal di area pemeriksaan barang ini.

Sebaiknya tidak datang ke Taj Mahal di akhir pekan atau saat libur nasional India. Mengapa? Pengunjungnya tumpah ruah. Atau datanglah pagi-pagi sebelum antrian panjang sambil menikmati indahnya matahari terbit di Taj Mahal. Saat pengunjung terlalu padat, tentunya kita tidak bisa menikmati keindahannya dengan baik. Tambahan lagi, foto kita kurang bagus dengan pengunjung yang berjubel.

Ramainya Taj Mahal di akhir pekan tidak membuat para petugas lengah. Bagi pengujung yang ingin masuk ke Mausoleum utama yang terbuat dari marmer, haruslah mengenakan pembungkus alas kaki. Tanpa ini, tidak akan diperkenankan masuk. Selain itu, tidak boleh berfoto di dalam bangunan putih megah bukti cinta Kaisar Mughai kepada Mumtaz Mahal, isterinya.

Akhirnya saya bisa mewujudkan mimpi masa kecil saya. Menginjakkan kaki ke bangunan adi karya di India. Monumen tanda cinta, Taj Mahal. Indah dan penuh misteri. Sayangnya, waktu kunjungan saya terlalu pendek tetapi saya sangat menikmati keindahan Taj Mahal. Datang kembali? Mungkin, suatu hari nanti.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
error: Content is protected !!