Serunya Berlibur di De Tjangkul Hotel Kusuma Agrowisata Kota Batu

Serunya Berlibur di De Tjangkul Hotel Kusuma Agrowisata Kota Batu – Siapa yang tidak pernah mendengar nama Hotel Kusuma Agrowisata di Kota Batu, Jawa Timur? Saya rasa banyak orang mengenal, pernah mendengar atau bahkan pernah menginap di hotel yang pernah sangat jaya di masanya.

Hotel Kusuma Agrowisata terkenal dengan wisata petik apelnya. Para pengunjung kebun apel yang berada di dalam kompleks hotel ini dapat memetik dan makan apel sepuasnya. Namun ini berlaku hanya jika Anda berada di dalam kebun, Jika apel dibawa pulang, Anda harus membayarnya sesuai harga per kilo yang telah ditentukan.

Beberapa waktu berikutnya, Hotel Kusuma Agrowisata membuat kebun sayur dan stroberi. Di kebun ini, para pengunjung juga dapat memetik sayur dan stoberi yang telah layak panen lalu membayar di kasir sesuai timbangan dan harganya. Di masanya, kebun-kebun ini menarik perhatian banyak pengunjung. Kini pilihan kebun buah-buahan di Kusuma Agrowisata bertambah dengan buah naga. Jika saja Anda tertarik untuk memetik buah naga langsung dari pohonnya.

Kemudian persaingan dunia pariwisata di Kota Batu semakin ketat. Saya rasa inilah yang membuat manajemen Hotel Kusuma Agrowisata segera berbenah. Dihadirkanlah De Tjangkul di dalam kawasan hotel ini. Seingat saya, area yang digunakan untuk De Tjangkul ini dulunya adalah area petik apel. Kini disulap menjadi taman rekreasi di dalam hotel ini.

Penasaran dengan tempat wisata ini, akhirnya saya datang juga ke De Tjangkul. Hadir di dunia wisata Kota Batu di tahun 2018, De Tjangkul ini masih menarik wisatawan hingga kini. Apalagi sekarang tempat wisata yang Instagramable memang digemari dan dicari oleh wisatawan. Jadi tidaklah mengherankan jika De Tjangkul menjadi salah satu tujuan wisatawan yang datang ke Kota Batu.

Membawa tema besar Edukasi Pertanian, De Tjangkul di kompleks Hotel Kusuma Agrowisata ini memang menghadirkan banyak ikon dan informasi yang berkaitan dengan pertanian. Anda dapat membawa anak Anda ke area penanaman padi, menunggang kuda, mengenal alat pertanian ataupun memberi makan ikan. Sedangkan para orang tua dapat berbelanja aneka tanaman di beberapa kios yang menjual banyak pilihan tanaman.

Jangan melewatkan berfoto karena tempat ini memang sangat Instagramable. Banyak tempat menarik untuk berfoto bersama ataupun berswa-foto. Jika Anda jeli, saya pastikan Anda akan mendapatkan banyak lokasi cantik untuk mengambil gambar. Pastikan baterai telepon genggam pintar Anda penuh.

Bagi Anda yang suka dengan tantangan, jangan lewatkan beberapa atraksi yang menantang adrenalin. Bersepeda di udara adalah salah satunya. Untuk dapat menikmati atraksi ini, Anda harus membayar tiket terpisah dari tiket masuk yang sudah Anda beli. Oh ya, harga tiket masuk ke De Tjangkul ini ramah kantong yaitu Rp. 20.000 (hari kerja) dan Rp. 25.000 (akhir pekan). Untuk wahana-wahana lain, Anda harus membayar lagi.

Ingin berfoto dengan kostum negara lain atau bergaya ala petani? Di De Tjangkul, Anda bisa melakukannya. Dengan membayar sekitar Rp. 25.000 – Rp. 30.000 saja, Anda sudah dapat menyewa kostum yang Anda inginkan. Tersedia kostum negara Belanda, Korea, Cina dan Jepang. Sayangnya antrian cukup panjang sehingga saya memutuskan untuk tidak menyewa kostum.

Tidak perlu khawatir tersesat di kawasan De Tjangkul. Pengelola telah menyediakan peta yang dapat Anda ikuti. Peta ini jelas dan mudah dipahami. Untuk mengunjungi dan menikmati semua wahana, dibutuhkan waktu paling tidak 2-3 jam.

Pintu keluar dari De Tjangkul ini melewati WaterPark Kusuma Agrowisata. Untuk bisa menikmati wahana air ini, Anda harus membayar tiket lagi. Anak-anak Anda tentu akan senang bermain seluncuran di taman air ini. Selesai dengan De Tjangkul, keluarga Anda dapat menghabiskan waktu di WaterPark Kusuma Agrowisata sebelum mengakhiri hari di Hotel Kusuma Agrowisata Batu. Tentu akan menjadi hari yang menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. Ayok, berlibur ke Kusuma Agrowisata Kota Batu!

Leave a Reply