Berkunjung ke Biara Budha Po Lin di Ngong Ping 360

Berkunjung ke Biara Budha Po Lin di Ngong Ping 360 – Menyambung tulisan tentang Desa Ngong Ping di Pulau Lantau, Hong Kong; ada satu tempat lagi yang harus di datangi selama berada di desa ini, Tempat ini adalah Biara Po Lin (Po Li Monastery). Sebuah biara Budha yang cukup besar dan tenang yang di dalamnya juga terdapat patung 10.000 (sepuluh ribu) Budha yang indah.


Biara Po Lin yang berada di dataran tinggi Ngong Ping ini terlihat begitu cantik jika kita lihat dari kejauhan, terutama saat kita berada di area Patung Budha Raksasa (the Giant Budha). Jadi saat turun, saatnya kita membuktikan kecantikan ini dari dekat. Segera saya menuju ke area Biara Po Lin ini untuk membuktikannya.

Dalam sejarahnya, Biara Po Lin (Po Lin Monastery) ini didirikan oleh 3 (tiga) orang biksu yang berasal dari Provinsi Jiangsu di Cina pada tahun 1906. Awalnya dikenal sebagai ” The Big Hut ” – pemondokan besar yang didalam ruang utamanya terdapat 3 (tiga) buah patung Budha yang terbuat dari perunggu. Patung ini mencerminkan kehidupan masa lalu, masa kini dan masa depan Sang Budha.

Saat memasuki pintu gerbang biara, tidak jauh dari sana kita akan menemukan satu area yang luas dimana para pengunjung dapat beribadah disini. Mereka menaikkan doa, membakar dupa dan melakukan ritual keagamaan lainnya. Ini adalah pemandangan yang menarik. Semua sangat fokus dengan ritual keagamaan ini walaupun pengunjung lalu lalang disekitarnya.

Dari sini kita masuk ke area utama Biara Po Lin (Po Lin Monastery). Di halaman ini, kita juga menemukan sebuah toko yang menjual peralatan dan perlengkapan sembahyang serta gelang-gelang kayu. Oh ya, Biara Po Lin ini terkenal juga sebagai pusat pembuatan gelang kayu ini. Selain di jual di area biara, gelang produksi biara ini juga di jual di area Patung Budha Raksasa yang nama sebenarnya adalah Tian Tan Budhha.

Biara Po Lin merupakan salah satu rumah suci bagi pemeluk agama Budha di Hong Kong. Po Lin sendiri berarti Bunga Teratai yang mulia dan berharga. Sedangkan dalam agama Budha, bunga teratai itu sendiri, bunga teratai melambangkan kemurnian. Biara ini juga disebut sebagai Dunia Budha dari Selatan yang menjadi rumah bagi banyak rahib agamis.

 

Seperti biara-biara lain pada umumnya, Biara Po Lin ini juga sangat tenang dan pengunjungpun menjaga ketenangan selama berada di area ini. Di dalam kompleks Biara Po Lin ini terdapat beberapa bangunan yang menarik. Salah satu yang menjadi ikon Hall utama yang berisi patung 10.000 (sepuluh ribu) Budha.

Nama ruangan ini  adalah Grand Hall of Ten Thousand Buddhas yang berdiri dengan sangat megah disamping Kuil Pemujaan Utama. Walaupun terbuka untuk umum, pengunjung tidak dapat mengambil foto ataupun masuk lebih jauh ke area ini. Batasan area yang dapat dimasuki telah ditentukan dan penjagaan di area ini sangatlah ketat. Hanya orang-orang tertentu dengan yang mendapatkan ijin yang dapat masuk ke dalamnya. Memang ruangan ini sangatlah indah. Jam operasional Biara Po Lin ini adalah pukul 09:00 – 18:00 setiap harinya.

Setelah selesai berkeliling di area biara ini, kita dapat mampir ke kafetaria yang berada tidak jauh dari Grand Hall of Ten Thousand Buddhas. Di sini pengunjung dapat menikmati berbagai makanan vegetarian seperti yang dikonsumsi oleh para biarawan. Makanan di sini rasanya enak. Saya suka dengan puding mangganya.

 

Setelah perut kenyang dan menyelesaikan perjalanan sehari penuh di Ngong Ping 360 ini, saya segera kembali ke Terminal Kereta Gantung di Ngong Ping. Perlu berjalan kaki kembali ke arah dimana saya turun tadi. Siapkan kembali tiket yang sudah kita punya supaya dapat masuk ke dalam kereta gantung. Pengalaman yang tak terlupakan!

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
error: Content is protected !!