Menghabiskan Pagi di Keindahan Puncak Brakseng Kota Batu

Menghabiskan Pagi di Keindahan Puncak Brakseng Kota Batu – Wisata alam di Kota Batu sedang semarak juga. Selain menghabiskan waktu di kelompok usaha Jatim Park Batu, para wisatawan mulai berdatangan ke tempat wisata alam. Apalagi jika mereka datang dari luar kota dengan udara yang lebih panas, Kota Batu menjadi tempat beristirahat yang menyenangkan sambil menikmati udara sejuk.

Ada banyak tempat wisata alam di sekitar Kota Wisata Batu yang menjadi favorit para wisatawan. Sebut saja Kawasan Bukit Paralayang, Air Terjun Coban Rondo, Pemandian Air Panas Cangar, Kawasan Coban Talun dan masih banyak lagi. Belakangan, ada beberapa tempat wisata alam baru yang memiliki penggemar tersendiri yaitu para pesepeda.

Ada beberapa kawasan yang menjadi favorit para pesepeda seperti kawasan Bukit Jengkoang atau beberapa bukit lain di daerah Karangploso. Nah, ada satu lagi yang tempat yang sedang hits dibahas dan dikunjungi pesepeda dan wisataran pecinta keindahan alam. Lokasinya di Desa Sumber Brantas, dekat Pemandian Air Panas Cangar. Dapat ditempuh dari Kota Batu dengan sepeda motor atau mobil selama kurang lebih 30 menit saja. Nama tempat ini adalah Brakseng.

Berada di ketinggian 1.700 MDPL, membuat Brakseng memiliki udara yang sejuk. Selain itu kawasan perbukitan ini menawarkan pemandangan indah yang sangat menyegarkan mata. Saya mencoba mencari tahu awal atau arti nama Brakseng karena cukup menggelitik saya; apa sih arti nama unik ini. Ternyata dulu di kawasan ini terdapat bangunan gubug yang oleh penduduk lokal disebut sebagai Brak. Dan brak ini dibuat dari seng. Lalu muncullah nama Brakseng.

Awalnya, kawasan ini merupakan kawasan pertanian murni yang dikelola oleh penduduk sekitar. Hingga di pertengahan tahun 2020, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang berhasil merubah wajah Brakseng menjadi tempat wisata.

Mudah saja mencapai Kawasan Brakseng. Anda dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jika Anda membawa kendaraan roda dua, saran saya, sebaiknya tidak membawa motor matic. Hal ini mempertimbangkan medan yang memiliki banyak tanjakan dan cukup licin di beberapa titik terutama jika hari hujan. Dari pengalaman banyak orang, naik jeep kecil sangat disarankan.

Naik kendaraan umum dari terminal Kota Wisata Batu juga bisa. Ambil angkot berwarna oranye jurusan Punten-Junggo. Nanti Anda akan diturunkan di pintu masuk Kawasan Brakseng. Lalu lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Bisa juga mencarter angkot ini ke atas atau menyewa jeep seperti yang dipilih beberapa wisatawan dari luar kota.

Dari Alun-alun Kota Wisata Batu, waktu tempuh menuju Kawasan Brakseng kurang lebih adalah 1,5 jam. Memasuki Kawasan Brakseng, lebar jalan di bukit ini tidak terlalu lebar, hanya muat untuk satu mobil saja sebenarnya. Jadi harus bergantian jika ada dua mobil dari dua arah berjalan bersama.

Di satu akhir pekan, saya menghabiskan pagi di keindahan Puncak Brakseng Kota Batu. Ya, saya dan teman-teman berjalan hingga puncak dimana terdapat tulisan Brakseng. Dari titik ini, pemandangan sungguh cantik. Belum pernah saya melihat Kota Batu dengan panorama secantik itu. Apalagi dari Puncak Brakseng ini, terlihat Gunung Welirang dan Arjuna yang gagah.

Panorama indah membuat kami segera mengambil gambar untuk diabadikan. Nah, karena kawasan ini adalah kawasan pertanian khususnya sayur-mayur, maka pengunjung seperti saya harus berhati-hati saat mengambil gambar. Jangan sampai kedatangan saya merusak tanaman para petani yang sudah bersusah payah bekerja. Selain itu, jangan mengambil tanaman sayur-mayur ini ya.

Saya dan teman-teman memang merencanakan datang sebelum matahari terbit dan menghabiskan pagi di keindahan Puncak Brakseng Kota Batu. Saat matahari terbit, pemandangan menjadi semakin cantik. Apalagi masih ada kabut turun yang membuat pemandangan semakin luar biasa.

Gunakan sepatu gunung atau sepatu olahraga yang nyaman karena kita perlu berjalan kaki diantara kebun sayur. Jika lapar, ada warung dan cafe cantik di tengah Kawasan Puncak Brakseng ini. Hanya saja, pagi itu belum ada satupun yang beroperasi. Batal kami menikmati teh panas dan mungkin gorengan untuk sarapan.

Saya dan teman-teman berjanji akan datang kembali ke sini dan menghabiskan pagi di keindahan Puncak Brakseng Kota Batu. Tentunya sambil menikmati makanan dan minuman panas di warung dan cafe di tengah salah satu panorama tercantik di Kota Wisata Batu ini. Yuk, ke Puncak Brakseng!

Leave a Reply