Mengenal Sejarah Indonesia Melalui Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang

Mengenal Sejarah Indonesia melalui Candi Kidal di Tumpang Kabupaten MalangSaat masih bersekolah di SD puluhan tahun lalu, saya mengenal nama Candi Kidal dari pelajaran IPS. Sebuah candi yang berada di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Sayangnya hingga puluhan tahun kemudianlah, saya baru mendapatkan kesempatan untuk langsung datang ke Candi Kidal ini.

Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang

Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang

Candi Kidal ini terletak di Desa Kidalrejo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Nama Kidal ini awalnya disebut dalam kitab Pararaton sebagai tempat pendharmaan Raja Anusapati. Pendharmaan berarti pemakaman. Jadi, di Candi Kidal inilah Raja Anusapati, Raja dari Kerajaan Singosari.

Menurut catatan yang ditemukan, Raja Anusapati dimakamkan pada tahun Saka 1171. Lalu dalam Kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca, disebutkan kembali tentang nama daerah Kidal ini karena pernah dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk.

Berkunjung ke candi membuat kita mengenal sejarah Indonesa melalui Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang. Sudah seharusnya kita mengenal candi-candi yang megah berdiri di Nusantara ini karena siapa lagi yang harus mengenal sejarah bangsanya kecuali kita sendiri. Apalagi bangsa Indonesia ini sangat kaya dalam sejarah.

Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang

Entah pada tahun berapa Candi Kidal ini pertama kali ditemukan pertama kalinya dalam perabadan modern. Namun dalam catatan sejarah, orang-orang Belanda pernah mengunjungi dan membuat catatan tentang Candi Kidal ini. Lalu pada tahun 1925, seorang Belanda yang bernama B.De.Haan, dari Dinas Purbakala Hindia Belanda mendapatkan tugas untuk memugar Candi Kidal ini. Pemugaran selanjutnya dilakukan pada tahun 1986 – 1990 oleh  Kanwil Depdikbud Propinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Timur.

 

Candi Kidal ini sekarang berada di tengah kawasan pemukiman penduduk di Desa Kidalrejo, Tumpang, Kabupaten Malang. Walaupun candi tetap terpelihara dengan baik dan terjaga kebersihannya namun adanya peternakan ayam di sekitar candi membuat bau yang kurang sedap sering muncul di sekitar kawasan ini.

Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang

Jika ingin berkunjung untuk mengenal sejarah Indonesia melalui Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang ini, Anda akan sangat mudah menemukannya. Candi Kidal ini berada di pinggir jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Tumpang dan Kecamatan Tajinan. Lokasi ini dapat dijangkau baik dari arah Kota Malang melalui daerah Blimbing-Pakis-Tumpang maupun melalui Tlogowaru-Sumbersuko-Randugading-Tajinan. Secara geografis, Candi Kidal ini berada di lempengan lereng timur Gunung Buring.

Ditengarai dahulu kawasan disekitar Candi Kidal ini merupakan daerah religius dan sakral. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya banyak sisa-sisa arkeologis di sekitar candi serta arca-arca yang berada di ruang tampungan Candi Kidal ini beberapa bukan berasal dari Candi Kidal.

Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang Candi Kidal di Tumpang Kabupaten Malang

Candi Kidal ini dapat dikunjungi setiap hari. Hanya pastikan pengunjung memperhatikan jam operasionalnya. Jam operasional di hari Senin – Minggu adalah pukul 07:00 – 16:00. Sedangkan di hari Jumat, Candi Kidal dibuka sampai pukul 16:30. Jam istirahat petugas adalah pukul 12:00 – 13:00.

Tidak ada salahnya jika sesekali kita berekreasi ke candi-candi yang ada di negara kita, Indonesia yang kaya ini. Sehingga kita dapat mengenal lebih jauh sejarah Bangsa Indonesia tercinta. Lebih baik, anak-anak diperkenalkan pada sejarah bangsa ini sejak dini sehingga mereka akan tahu betapa besar dan kayanya bangsa Indonesia ini.

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!