Menikmati Hidangan Favorit Keluarga Keraton Yogyakarta di Bale Raos

Menikmati Hidangan Favorit Keluarga Keraton Yogyakarta di Bale Raos – Berlibur ke Yogyakarta tentunya kurang lengkap jika tidak menjelajahi kawasan Malioboro dan sekitarnya. Ada ada deretan tempat wisata yang menjadi favorit para wisatawan. Diantaranya ada Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, trotoar Malioboro yang cantik serta kompleks Keraton Yogyakarta.

Bicara tentang kompleks Keraton Yogyakarta, tentunya ada banyak tempat yang dapat dikunjungi. Diantaranya bangunan keraton utama, museum kereta, alun-alun utara dan selatan, benteng, Istana Air Taman Sari, Sumur Gumuling serta masjid bawah tanah.

Jika ada dana lebih, tak ada salahnya mencoba menikmati sajian makanan di restoran milik Keraton Yogyakarta. Nama restoran ini Bale Raos. Bale di bahasa Jawa berarti rumah sedangkan Raos berarti rasa. Bale Raos mungkin diartikan sebagai Rumah Rasa , sebuah rumah tempat menikmati makanan dengan rasa yang enak.

Beberapa waktu lalu, saat berkunjung ke Yogyakarta; saya berkesempatan mampir ke Bale Raos. Sebenarnya itu adalah kunjungan saya ketiga ke tempat ini. Beberapa tahun lalu, saya sempat makan malam disini. Tetapi belum pernah saya menikmati suasana makan siang di Bale Raos. Jadi kali ini, saya datang di siang hari.

Karena Bale Raos ini adalah restoran dibawah manajemen Keraton Yogyakarta maka makanan yang ditawarkan juga makanan ala keraton. Maksud saya, para pengunjung dapat menikmati hidangan favorit keluarga Keraton Yogyakarta di Bale Raos. Tanpa harus menjadi anggota keluarga keraton, kita bisa menikmati makanan-makanan yang biasa dihidangkan di keluarga Keraton Yogyakarta.

Menu yang ditawarkan beraneka ragam. Mulai dari penganan kecil hingga hidangan utama. Sebagian besar menu yang ditawarkan adalah menu-menu kesukaan para raja dan kerabat keraton. Ada makanan kegemaran Sultan Hamengkubuwono VII hingga X serta gudeg resep keluarga mulai era Panembahan Senopati.

Saya rasa hampir semua jenis lauk ditawarkan di Bale Raos. Ada unggas, daging sapi, ikan laut bahkan ikan lele. Anda bisa mencoba semur burung dara kegemaran Sultan Hamengkubowono VII atau bebek suwar-suwir kesukaan Sultan Hamengkubowono IX. Mencoba bir Jawa dari era Sultan Hamengkubowono VIII juga menarik.

Desain ruang makan di Bale Raos ini adalah ruang terbuka. Sehingga tanpa pendingin ruanganpun, area makan Bale Raos cukup sejuk. Hal ini karena sirkulasi udara di ruangan ini sangat baik. Bagi Anda yang membutuhkan ruangan tertutup untuk acara khusus, tersedia ruangan yang cukup besar bahkan mampu menampung kurang lebih seratus orang.

Siang itu, hampir setengah dari pengunjung adalah wisatawan mancanegara. Semua menikmati makanan Indonesia khas Keraton Yogyakarta ini. Saya sendiri menikmati sepiring salad ala Belanda serta bistik. Rasa makanannya enak dan saya kira lidah orang asing juga akan bisa menikmati masakan di Bale Raos ini. Porsinya juga tidak terlalu besar.

Kalau Anda datang untuk makam malam di akhir pekan, musik keroncong akan menemani Anda. Tentunya akan membuat suasana makan malam semakin menyenangkan. Bagi saya yang menyukai musik keroncong, suasana makan malam di Bale Raos ini begitu menyenangkan.

Cobalah sesekali Anda mencoba menikmati hidangan di Bale Raos, Kompleks Keraton Yogyakarta ini. Harga makanan disini rata-rata adalah Rp. 50.000 – Rp. 75.000. Sedangkan minuman berkisar Rp. 25.000. Mungkin saat Anda membaca tulisan ini harga sudah berubah. Sekali makan, Anda perlu menyisihkan uang sekitar Rp. 150.000 – Rp. 200.000.

Memang cukup mahal jika dibandingkan tempat makan lain di Yogyakarta pada umumnya. Namun tidak ada salahnya untuk mencoba menikmati makanan ala keluarga Keraton Yogyakarta bukan?

BALE RAOS – KOMPLEKS KERATON YOGYAKARTA

Jalan Magangan Kulon 1, Keraton, Yogyakarta

Tel : +62-274-415550 / 377902

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!