Aksi Kelompok Penyanyi Jalanan Kota Bandung di Pinggir Sungai Cikapundung

Aksi Kelompok Penyanyi Jalanan Kota Bandung di Pinggir Sungai Cikapundung – Hari Sabtu menjelang sore di Bandung selalu penuh kemeriahan. Selalu saja ada kegiatan, acara, pertunjukan yang digelar untuk penduduk dan wisatawan di Kota Bandung. Memang orang Bandung itu terkenal dengan kreativitasnya yang tinggi.


Banyak taman kota yang dijadikan tempat mengekspresikan seni dan ini belum ditemukan dibanyak kota lain di negeri kita, Indonesia. Beruntung warga Bandung memiliki Walikota yang berseni tinggi, Ridwan Kamil. Beliau menginisiasi merehabilitasi banyak tempat dan taman yang sebelumnya terbengkalai menjadi taman yang indah dan produktif.

Aksi Kelompok Penyanyi Jalanan Kota Bandung di Pinggir Sungai Cikapundung

Aksi Kelompok Penyanyi Jalanan Kota Bandung di Pinggir Sungai Cikapundung

Melewati Jalan Braga di tengah Bandung yang sejuk, berjalan menyusuri gedung-gedung lama menuju sisi Gedung Merdeka tepatnya di pinggi Sungai Cikapungdung; di Sabtu sore itu sangat ramai. Banyak orang berlalu lalang, stand-stand penjual makanan juga siap melayani pembeli dan juga sudah berdiri sebuah panggung yang cukup besar tepat di ujung tengah pelataran.

Makanan dan penjual makanan yang sedang trend di kota Bandung berpartisipasi di acara ini. Mulai dari cilok, jagung serut, sosis bakar, aneka burger dan hotdog hingga makanan ala cafe ramai dikunjungi pembeli. Ide pemerintah untuk menghidupkan ekonomi rakyat berjalan dengan baik di Kota Bandung. Sekali lagi salut untuk kota Bandung.

Aksi Kelompok Penyanyi Jalanan Kota Bandung di Pinggir Sungai CikapundungSore itu, KPJ (Komunitas Penyanyi Jalanan) Kota Bandung sedang beraksi. Selain itu, banyak juga seniman lain dari Kota Bandung yang memeriahkan acara itu. Panggung musik yang digelar mulai sore hingga malam hari itu menghadirkan sejumlah musisi lokal Bandung yang menyanyikan berbagai jenis musik dan lagu.

Dari musik daerah yang telah dibuat modern dengan aransemen yang indah sampai musik-musik masa kini. Kebanyakan mereka mengaransemen lagu-lagu dalam gaya dan irama mereka bahkan tak jarang yang menyanyikan lagu baru yang mereka ciptakan. Semuanya enak didengar.

Suasana sore menjadi makin meriah dan pengunjung makin ramai saja. Menikmati musik sambil makanan jajanan yang dijual di stand-stand itu memang sebuah kolaboasi yang asik untuk menghabiskan Sabtu sore yang cerah dan sejuk.

KPJ di Bandung didirikan pada tahun 1997 dengan tujuan untuk membina para pengamen jalanan agar tidak hanya mampu mengamen di jalanan tapi juga berkembang dalam kemampuan dan kreatifitasnya. KPJ juga memberikan aturan bagi anggotanya seperti jika mengamen tidak di lampu merah, menyanyikan lagu harus sampai selesai dan anggotanya bukan anak-anak di bawah umur. Dan aturan ini harus ditaati oleh semua anggota KPJ.

IMG_20160306_105011_335x600

Aksi Kelompok Penyanyi Jalanan Kota Bandung di Pinggir Sungai Cikapundung

Sekarang  ini,  kehadiran Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) di Kota Bandung ini semakin diakui dan didukung oleh Pemerintah Kota Bandung dibawah kepimpinan Kang Emil. Dengan diluncurkannya program Bapak Asuh Pengamen Jalanan, dimana para pengamen jalanan yang berkualitas akan tampil di 300 (tiga ratus)  hotel di Kota Bandung. Tentunya setelah para pengamen jalanan ini lolos seleksi yang dilakukan oleh sebuah tim yang dibentuk oleh pemerintah kota. Dengan ini pengamen dan kesenian daerah akan naik kelas dan makin dikenal banyak orang. Bukan hanya dinikmati di panggung-panggung terbuka seperti di pinggir Sungai Cikapundung tapi siapa tahu suatu hari nanti akan menyanyi di panggung-panggung terbuka di negara lain.

Selain panggung musik, di pinggir Sungai Cikapundung sore itu banyak seniman muda Bandung lain yang juga tergabung dalam KPJ Bandung.  tak mau kalah menunjukkan kemampuannya. Ada yang bermain dengan ular, ada yang beratraksi ala Charlie Chaplin, ada yang mengenakan kostum aneka rupa dari tokoh idola anak masa kini hingga idola anak tahun 90-an.

Beginilah kalau berkesenian itu diwadahi dan didukung oleh banyak pihak. Seniman berekspresi dengan bebas dan penuh kreativitas dan penontonpun dengan senang menikmatinya.

Selamat terus beride kreatif, Para SenimanJalanan Kota Bandung!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!