Sejenak Melihat Bagaimana Proses Para Petani Menanam Padi di Sawah

Sejenak melihat bagaimana proses para petani menanam padi di sawah  – Mungkin besar kita tidak tahu atau tidak mau tahu bagaimana para petani  bersusah payah menanam padi yang hasilnya kita nikmati sebagai beras, makanan pokok kita. Mayoritas orang Indonesia mengkonsumsi nasi sebagai sumber karbohidratnya. Karena itu, tingkat kebutuhan beras dinegara kita tidak ersenah turun tiap tahunnya bahkan untuk memenuhi kebutuhan ini kita mengimpor dari beberapa negara lain.


Saat memiliki kesempatan berbincang dengan petani padi beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana mereka menanam padi. Hal yang tidak mudah rupanya dan membutuhkan pengalaman dan keterampilan.

Sebagai konsumen yang makanan utamanya nasi, beras adalah hal utama yang kita beli saat membeli kebutuhan dapur tiap bulannya. Bahkan, banyak orang di Indonesia ini yang merasa belum makan jika belum makan nasi putih. Nah, ada baiknya kita tahu bagaimana proses menanam padi hingga panen.

Banyak hal yang harus disiapkan dan dilakukan dalam proses penanaman padi, antara lain adalah :

  • IMG_20160322_140018Mengolah lahan untuk dipersiapkan menjadi lahan yang siap ditanami. Baik dengan dibajak secara tradisional maupun modern dan ditambahkan unsur hara tanahnya.
  • Melakukan persemaian, dimana benih padi ditumbuhkan menjadi kecambah.
  • Selanjutnya adalah menanam bibit  yang telah disemaikan selama kurang lebih 2 minggu ke lahan tanam sesungguhnya.
  • Memastikan pengairan berfungsi dengan baik karena banyak jenis padi yang membutuhkan banyak air dalam proses penanamannya.
  • Melakukan penyiangan sehingga tidak diganggu gulma.
  • Melakukan pemupukan.
  • Panen
  • Pembersihan lahan setelah panen.
  • Pengeringan gabah

Proses ini memakan waktu sekitar 4 bulan, bukan proses yang pendek dan mudah.

Syukurlah masih banyak orang yang mendedikasikan diri mereka pada dunia pertanian dan menjadi petani walaupun sudah tidak banyak lagi anak muda yang mau ke sawah lagi seperti dulu. Walaupun latar belakang pendidikan mereka adalah pertanian tapi banyak tidak terjun di dunia pertanian. Namun beberapa tahun belakangan, dunia pertanian Indonesia kembali menggeliat. Semoga kita tidak lagi banyak import bahan makanan di masa depan karena telah mampu dipenuhi sendiri oleh tanah kita.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!