12 Hal Yang Tidak Kita Bersihkan Tetapi Sebenarnya Harus Dibersihkan – Peralatan makan yang kotor dapat kita bersihkan di pagi hari tetapi kita dapat mencium bau kurang sedap dari garasi di akhir pekan, bukan? Melakukan hal ini bukan saja baik untuk produktivitas dan ketenangan pikiran, kadang hal ini benar-benar harus dilakukan.
Berikut ini adalah hal yang kotor di rumah kita dan harus kita bersihkan total 100 persen :
1. TELENAN
Baik telenan dari bahan kayu ataupun plastic seharusnya dicuci setelah dibersihkan. Telanan dari plastik dapat dicuci di mesin pencuci piring sedangkan telanan kayu harus dicuci dengan tangan. Dan bukan saja dibilas di tempat pencuci piring (bahkan buruknya, kita membersihkan dengan spon pencuci yang telah terkontaminasi bakteri). Alur pada papan telenan kayu dapat menjadi tempat bersembunyi bakteri seperti E-Coli, khususnya jika telanan kayu ini kita gunakan untuk memotong daging mentah. Cucilah setiap kali menggunakannya, gosoklah dengan air lemon dan sesekali gosok dengan garam kasar untuk baru yang lengket.
Tips membersihkan telenan kayu :
Christphe Pourny Studio Cutting Board Tonic dibuat dari bahan baku yang ramah dengan dapur yaitu : vinegar putih dan minyak rosemary dan minyak tung yang merupakan bahan pengering alami :
- Oleskan cutting board tonid pada bahan kain yang tidak berbulu. Dapat menggunakan spon tetapi disarankan menggunakan bahan kaos.
- Minyaki papan telenan yang baru secara teratur untuk meningkatkan perlindungan. Lalu minyaki kayu saat terasa kasar, dapat dilakukan sekali setiap bulannya. Aturan yang baik untuk papan telenan baru maupun yang telak rusak adalah setiap minggunya dalam setiap bulan lalu sebulan dalam tiap tahunnya.
- Keringkan papan telenan setelah dicuci dengan air panas. Telanan yang basah akan mudah pecah dan menghimpun bakteri. Minyak rosemary dan vinegar (cuka) pada Cutting Board Tonic dapat membantu mensterilkan permukaan kayu.
2. SPON PEMBERSIH DAPUR
Spon pembersih multi fungsi kita di dapur yang biasa digunakan untuk membersihkan permukaan meja kerja dapur dan juga membersihkan remahan – merupakan tempat paling nyaman bagi bakteri seperti salmonella, E-Coli dan Staphulococcus. Karena kita pikir ini adalah alat pembersih maka kadang sulit membayangkan untuk membersihkannya juga. Membersihkan spon itu mudah. Hanya benar-benar mencucinya dan peraslah sampai kering lalu jangan letakkan lagi dibagian bawah tempat pencuci piring. Letakkan pada sebuah piring atau mangkuk dengan sirkulasi udara yang baik. Dan yang paling penting adalah : gantilah spon ini setiap 2 (dua) minggu.
3. DINDING
Kita menyapu lantai dan membersihkan kaca. Ya, tetapi dinding perlu juga dibersihkan. Kita akan kagum pada pembersihan yang baik yang dapat kita lakukan pada dinding. Bahkan mungkin sepertinya kita mengecat ulang dinding. Hapus dinding yang kotor karena tangan dan lecet – mungkin sering kali kita mencoba melakukan kegiatan di sekitar dinding) dengan pembersihan yang sederhana.
Tip dan trik membersihkan dinding, dapat ditemukan disini.
4. PERALATAN KECANTIKAN
Dari kebiasaan buruk seperti memasukkan kelingking kita ke dalam botol alas bedak untuk mendapatkan tetes terakhir, mencampur air ke mascara untuk mengurangi kerepotan, dapat menjadikan kosmetik kita menjadi sangat kotor. Belum lagi, saat kosmetik kita hamper habis masa berlakunya. Kandungan air yang tinggi pada kebanyakan kosmetik, membuat tas kosmetik kita dapat menjadi tempat bersarangnya bakteri. Saran terbaik yang dapat dilakukan adalah : belilah kosmetik dalam wadah / ukuran kecil dan buanglah kosmetik itu setelah berusia 1 (satu) tahun. Pastikan untuk membersihkan bagian pinggir botol setelah digunakan sehingga bakteri tidak terkumpul disana. Jika janganlah menyikatkan sikat mascara pada tepi botol karena akan meninggalkan sisa yang mengumpul dan menggumpal. Ini akan menyebabkan bakteri berkumpul dan tinggal disana.
5. PERLENGKAPAN MANDI
Karena perlengkapan mandi berada di sekitar air setiap harinya, hal ini menjadikan mereka tempat berkembang biak yang baik untuk bakteri dan jamur. Bersihkan mereka paling tidak sekali setiap bulannya. Isilah ember atau mangkuk yang besar dengan air hangat dan tambahkan 1/2 cup cuka putih dalam setiap galonnya. Rendam peralatan mandi di dalam larutan sekitar 10 menit dan gosok peralatan perlahan dengan spon.
6. BAGIAN BAWAH OVEN
Bagian bawah dari oven kita yang berada dekat dengan lantai telah menjadi tempat menumpuknya kotoran, tetesan minyak dan bahan makanan lain dalam beberapa waktu. Apakah makanan kita sering meninggalkan bau seperti kecambah Brussel atau berbau gosong di banyak makanan yang kita buat? Nah, ini waktunya untuk bersih-bersih. Tidak perlu membeli pembersih khusus. Buatlah sendiri pembersih oven kita
Cara membuat pembersih oven dapat ditemukan disini .
7. RAK LEMARI ES
Ventilasi pada bagian bawah lemari es berfungsi untuk mendinginkan kotak pendingin, tetapi juga merupakan tempat berkumpunya debu yang cukup banyak jumlahnya (khususnya jika kita tidak membersihkan debu/menyapu/mengepel secara teratur). Kita hanya perlu membersihkannya 1-2 kali tiap tahunnya. Ini juga akan memperlama usia mesin. Gunakan alat penyedot debu untuk membersihkan ventilasi yang cukup kecil.
Tips Membersihkan Lemari Es :
Kedengarannya merupakan pekerjaan yang rumit untuk dilakukan tetapi akan menjadi mudah jika dilakukan satu-persatu. Langkah pertama adalah segera keringkan tumpahan yang ada sehingga tidak menjadi noda yang lengket. Buanglah makanan “tua”setiap minggunya dan jadikan ini sebuah kebiasaan. Setiap bulannya, bersihkan bagian dalam lemari es dengan cairan yang kita buat dari 2 sendok makan baking soda dan dicampur dengan 1 liter air hangat. Lepaskan rak dan cucilah rak ini. Untuk rak dari kaca, biarkan berada pada suhu ruang sebelum dicuci sehingga tidak pecah. Cairkan tumpahan yang mengeras dengan membasahinya dengan cairan, biarkan residu melunak. Gunakan sikat gigi untuk menggosok pada celah-celah. Dua kali dalam setahun, sedotlah debu atau sikatlah koil kondensor agar system penggerak tidak terlalu panas.
8. SALURAN PEMBUANGAN
Punya pancuran di kamar mandi ? Mungkin kita tidak pernah membersihkan saluran pembuangannya dari partikel, minyak dan tumpukan rambut kita yang ada di saluran pembuangan ini hingga akhirnya kita hanya membiarkan tumpukan sampah ini ada di kamar mandi kita. Bersihkan saluran pembuangan kita secara teratur. Gunakan pembersih saluran pembuangan yang dapat kita buat sendiri.
Cara membuat :
Tuangkan 1/2 cu baking soda, dicampur dengan 1/2 cup cuka putih, biarkan kering dan tutup dengan lap atau penutup. Biarkan campuran ini bekerja untuk menghancurkan lemak menjadi garam dan gas yang tidak berbahaya . Siram dengan air mendidih.
9. ALAT PEL
Seali lagi, alat yang sering kita gunakan untuk membersihkan rumah adalah peralatan yang paling kotor. Alat pel yang sangat kotor dapat meninggalkan bau asam di lantai. Cucilah alat pel dengan air panas setiap kali kita selesai menggunakannya. Gantunglah pel hingga kering di area dengan sirkulasi udara yang baik. Alternatifnya, kita dapat menjepitkan handuk bekas ke kepala pel. Lalu saat akan digunakan, lepaskan handuk. Jangan lupa mencuci handuknya juga.
10. SAKLAR LAMPU
Tidak semua dari kita menggunakan saklar lampu otomatis. Kebanyakan dari kita menggunakan tangan untuk menyalakan lampu. Karena itu mungkin, saklar lampu kita tertutup debu atau kotoran yang berasal dari tangan kita. Bersihkan saklar dengan menggunakan kain dan air hanget serta cairan pencuci piring yang ringan. Peras kain sebelum digunakan. Untuk menghindari kerusakan pada saklar, jangan pernah menyemprotkan pembersih langsung ke saklar. Jika saklar dapat dilepas, untuk membersihkan saklar yang sangat kotor, lepaskan saklar dari dinding dan cuci dengan air sabun hangat. Bilas dan keringkan hingga kering benar.
11. PAYUNG
Hujan membersihkan paying kita bukan? Salah, kita harus membilas paying kita secara teratur dengan semprotan untuk menghindari menumpuknya jamur. Selain itu, kita perlu berhati-hati saat menyimpan payung saat masih basah. Kamur akan datang, tinggal dan tumbuh disana. Untuk noda yang melekat, lepaskan penutup – jika mungkin – periksalah apakah dapat dicuci dan cucilah dengan air dingin dan pemutih.
12. KOMPUTER
Baik laptop maupun desktop, pasti saja berdebu. Peralatan elektronik menghasilkan energy statis dimana komputermu rawan menarik debu. Khususnya keyboard yang mudah menjadi kotor karena terus menerus berhubungan dengan tangan kita. Dan, jujur saya, seberapa sering kita makan saat bekerja dengan keyboard? Ingatkah kita saat tuts itu pernah berwarna putih? Kita harus membersihkan komputer kita setiap minggu. Untuk layar, kita perlu membeli cairan dan lap khusus yang digunakan untuk produk ini. Dipastikan layar Anda akan menjadi 10x lebih jernih.
Cara membersihkan komputer, dapat dilihat disini.
Sumber : Martha Stewart















Great post. I was checking constantly this blog and I am impressed! Extremely useful information specially the last part 🙂 I care for such info much. I was seeking this particular information for a long time. Thank you and best of luck.