Apakah Anda Mengkonsumsi Makanan Kecil Terlalu Banyak ?

Apakah Anda Mengkonsumsi Makanan Kecil Terlalu Banyak? –Mengkonsumsi makanan kecil / ngemil adalah salah satu budaya praktis dari Amerika. Jika kita mengamati toko-toko kelontong atau pasar swalayan di sekitar kita, perhatikan berapa banyak rak yang diisi oleh makanan kecil. Biskuit, kerupuk, keripik, makanan beku, biskuit dalam kemasan dan jenis kue-kue lain. Tetapi apakah ngemil benar-benar bermanfaat untuk kita? Bahkan jika camilan kita adalah makanan sehat, apakah benar-benar menguntungkan?



Sementara beberapa ahli gizi merekomendasikan metode makan dalam porsi kedil selama bertahun-tahun, ngemil mungkin bukan ditujukan untuk semua orang. Camilan padat mungkin bermanfaat untuk orang-orang tertentu (diharapkan Anda mengenal tubuh Anda lebih baik daripada oerng lain), tetapi tidak semua tubuh Anda didisain untuk menkonsumsi makanan kecil. Pada kenyataannya, di dunia ini di banyak kebudayaan dan kebiasaaan, banyak yang tidak mengemil. Lalu muncullah pertanyaan : apakah kita membutuhkan semua camilan ini?

snack-715534_640

Apakah kita benar-benar membutuhkan makanan kecil ?

Untuk beberapa alasan, di Amerika Serikat terdapat budaya ngemil. Hal ini benar-benar diterima dan disarankan untuk mengemil secara teratur. Kadang sedikit rasa lapar yang datang tiba-tiba membuat kita merasa tidak nyaman, Yah, hanya sedikit tidak nyaman – itu saja. Kadang orang akan menjadi mudah marah atau tersinggung saat lapar. Namun setelah diperhatikan, sering kali orang akan mudah marah atau tersinggung saat lapar adalah saat dia ngemil secar teratur dan secara tidak sengaja saya melewatkan hal yang harus saya perbaiki.

Saat kita sesekali mulai melakukan puasa ringan dan menghilangkan makanan kecil, disitu saya percaya bahwa ngemil adalah hal yang membuat kita ketagihan. Tubuh Anda terbiasa dengan kondisi dimana gula darah ” menjadi sibuk” pada setiap beberapa jam. Walaupun menyapih diri dari ngemil adalah hal yang sulit dan akan merasa lapar beberapa kali, kita akan sampai pada fase dimana kita mampu untuk menahan lapar sampai waktunya kita makan. Tidak ada lagi mood yang naik turun atau rasa lapar yang tidak dapat ditahan.

Kita juga harus mengkonsumsi banyak lemak baik dan protein karena ini akan membantu Anda untuk bertahan lebih lama daripada makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Untuk sebagian besar dari kita, ngemil adalah kebiasaan bukan karena lapar. Saat kita biasa ngemil, saya sebenarnya tidak perlu makanan itu, saya hanya ingin satu keping saja. Tapi ada saatnya makan makanan kecil yang bernutrisi itu perlu tapi bukan berarti harus menjadi kebiasaan.

Apakah Anda menghargai makanan Anda?

” Tidak perlu ngemil. Anda akan merusak makan malam Anda.”

Orang tua seantero dunia selalu mengatakan hal ini tapi saat kita dewasa, apakah kita mengingat nasehat kita ini? Tidak selalu bukan?

Ngemil dapat dan sering kali merusak pola makan kita. Saat kita merasa sedikit lapar, mungkin 1 jam sebelum jam makan, kita ngemil makanan yang tidak bergizi. Saat itu pula, rasa lapar kita akan berkurang namun tubuh kita mengkonsmsi makanan yang rendah nutrisi. Duduklah dan makanlah daripada ngemil dan coba nikmati makanan yang Anda makan itu. Makanan adalah hal yang luar biasa Biarkan panca indera Anda berfungsi saat Anda menikmati makanan Anda dan Anda akan menyadari bahwa ngemil itu tidak bisa disepadankan dengan makan yang sesungguhnya.

biscuit-93171_640

Apakah ngemil benar-benar menstabilkan gula darah kita?

Walaupun tidak berlalu untuk semua orang, ada orang yang mendapatkan manfaat dari makan dalam jumlah kecil dan beberapa kali namun ada orang yang mendapatkan manfaat dari makan tidak teratur. Ngemil sebenarnya mengganggu tingkat gula darah daripada jika Anda benar-benar makan. Jika Anda pikir makan semangkuk sereal akan membuat Anda bertahan sampai jam makan Anda, coba pikirkan lagi. Sebagian besar dari sereal mengandung gula dan akan membuat kadar gula darah Anda melonjak, menjadi tidak stabil. Jika Anda benar-benar lapar dan tidak dapat menunggu waktu makan Anda, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah mengkonsumsi makanan kecil dengan protein tinggi atau rendah lemak. Cobalah tomat , makanan dengan sedikit protein atau sayuran. Ini lebih baik daripada ngemil.

Apakah Anda pernah berhenti dari mengunyah dan mencerna makanan?

Dengan ngemil secara teratur, kita memaksa pencernaan kita untuk bekerja terus menerus. Jika hampir semua energi kita digunakan oleh pencernaan, energi kita tidak akan digunakan untuk meremajakan bagian tubuh Anda lainnya. Percaya atau tidak, sebenarnya baik untuk memberikan istirahat pada sistem pencernaan Anda. Cobalah untk tidak perlu terus menerus mengisi perut Anda. Setelah beberapa waktu, Anda akan menyadari bahwa Anda menjadi lebih enerjik saat tidak ngemil.

Apakah Anda merasa seperti perlu untuk ngemil? Ngemil sebenarnya lebih sebuah “ketagihan”. Jika Anda merasakan perubahan mood jika Anda tidak ngemil di jam 3 sore, mungkin ini saatnya Anda mulai membatasi konsumsi makanan kecil Anda untuk benar-benar merasakan apakah tubuh Anda benar-benar membutuhkan makanan kecil.

Jangan khawatir, ngemil sesekali itu tidak apa asalkan jangan menjadi ketagihan ngemil.

 

Sumber : Care2 Healthy Living

Gambar : Pixabay

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!